bagaimana harusnya?
lampu yang biasa menyinari telah redup tak dapat diganti
bukankah kau tau, aku tak suka gelap
kupikir aku harus pergi
menjauh dari gelap
mencari sinar yang menghidupkan
menghidupkan siapa?
ya aku
gelap tak memberiku hidup
hanya sari-sari ketakutan yang ada
jadi tak ubahnya seperti mati
tak berkembang
hanya tidur
ya aku
memang seperti ini dalam gelap
takkan bisa
kenapa?
entah
jika aku tau, sekarang aku hidup
Selasa, 19 November 2013
mungkin "aku"
rasanya semakin buruk..
tak ada lagi rasa manisnya coklat
tak ada lagi asamnya strawbery
tak ada lagi asinnya garam
tak ada
semua rasa itu lenyap
seketika,
entahlah jadi hambar semua
bahkan pahit pun tak ada lagi
tak ada rasa
jadi linglung
sinis juga.
aku
ya seperti itu jadiny
merasa sendiri
jadi merasa asing
apalah
yasudah
aku bingung
memang ini tak menentu
jadi begini
aneh
ya memang aneh
aku
tak ada lagi rasa manisnya coklat
tak ada lagi asamnya strawbery
tak ada lagi asinnya garam
tak ada
semua rasa itu lenyap
seketika,
entahlah jadi hambar semua
bahkan pahit pun tak ada lagi
tak ada rasa
jadi linglung
sinis juga.
aku
ya seperti itu jadiny
merasa sendiri
jadi merasa asing
apalah
yasudah
aku bingung
memang ini tak menentu
jadi begini
aneh
ya memang aneh
aku
Kamis, 19 September 2013
Untuk Emak
Mak...
Lihatlah anakmu ini yang sudah tambah tingginya
Yang bertambah pula lapang hatinya
Namun mak..
Anakmu ini sedang dirudung duka
Sedih hatinya, jatuh pula air matanya
Pasti kau ingin tahu kenapa bukan Mak?
Mak...
Anakmu ini tergores hatinya, terluka
Aku tahu kau pasti ikut bersedih bukan?
Mak...
Dengarkan saja curahanku, aku akan baik kemudian
Mak...
Anakmu ini sedang patah semangatnya
Hingga jatuh terkulai di tanah basah
Aku terlihat kotor mak
Menambah sakit dihati
Mak...
Anakmu ini sedang mencoba
Anakmu ini sedang menghapus air matanya
Mencoba bangun juga dari tanah basah ini
Menyiapkan air untuk mandi nanti
Mak...
Do'akan saja anakmu ini
Biar anakmu ini tak jatuh lagi
Tak menangis lagi
Tak terluka lagi
Dan tersenyum lagi denganmu
Mak...
Aku bahagia selalu karenamu
Ma'afkan kemarin aku menangis
Lihatlah anakmu ini yang sudah tambah tingginya
Yang bertambah pula lapang hatinya
Namun mak..
Anakmu ini sedang dirudung duka
Sedih hatinya, jatuh pula air matanya
Pasti kau ingin tahu kenapa bukan Mak?
Mak...
Anakmu ini tergores hatinya, terluka
Aku tahu kau pasti ikut bersedih bukan?
Mak...
Dengarkan saja curahanku, aku akan baik kemudian
Mak...
Anakmu ini sedang patah semangatnya
Hingga jatuh terkulai di tanah basah
Aku terlihat kotor mak
Menambah sakit dihati
Mak...
Anakmu ini sedang mencoba
Anakmu ini sedang menghapus air matanya
Mencoba bangun juga dari tanah basah ini
Menyiapkan air untuk mandi nanti
Mak...
Do'akan saja anakmu ini
Biar anakmu ini tak jatuh lagi
Tak menangis lagi
Tak terluka lagi
Dan tersenyum lagi denganmu
Mak...
Aku bahagia selalu karenamu
Ma'afkan kemarin aku menangis
Sabtu, 07 September 2013
belum ada judul
Hari ini, jangan
melamun lagi..
Nanti pagimu hilang tak
kembali
Malam ini, jangan tidur
terlalu larut..
Tidurlah saat mentari
belum lama pergi
Saat ini, coba lihatlah
lebih dekat apa yang ada
Disini….
Kedepan….
Tanpa suara….
Kemudian,,, Apa yang
dapat terlihat?
Hal yang biasa bukan?
Yang siap menghilang…
Lagi, lagi, dan lagi…
Tak usah bertanya
mengapa…
Bukankah sejak dulu
selalu sama?
Kertas kosong ini, akan
selalu penuh di ujung malam
Warna-warna baru
menyesakinya dengan senyum dan juga kebencian
Manakah yang lebih
banyak?
Semua juga takkan
pernah tahu…
Hingga nanti, saat
semua menuju keabadiannya
Jumat, 30 Agustus 2013
sedikit
A : PUNYA MIMPI??
B : Iya ada, tapi kemarin aku masukkan dalam laci.
Dengan kantong plastik tertutup. Dibiarkan dehidrasi dan
tanpa oksigen.
Entah bagaimana nanti dapat bertahan.
A : Kenapa bisa? Tak sukakah kau dg mimpimu?
B : Entahlah,, dia tak pernah serius menemaniku.
Tak ingatkah kau kemarin apa yang terjadi padaku?
A : Ada apa? Aku tak ingat, bahkan mungkin tak tahu.
B : Dia mempermalukanku. Sekelilingku bahkan bilang aku salah
bawa mimpi.
Dia terlalu mahal untukku, terlalu rakus.
A : Lalu? Kau mau apakan mimpimu?
B : Aku tak tau pastinya.. mungkin salahku dulu terlalu
mencintainya.
aku takut, sekarang aku jadi membencinya
A : Coba ingat kembali masa2 kau bersamanya, bagaimana dulu
kalian
bertemu dan yakin satu sama lain
bertemu dan yakin satu sama lain
B : Sudah kucoba kemarin, masih tak berhasil. Tapi, aku sedikit merasa hilang,
bagaimana tidak? Dia, selalu bersamaku setiap saat.
bagaimana tidak? Dia, selalu bersamaku setiap saat.
A : Kau tau tau apa artinya itu? Rupanya kau sedikit idiot
B : Idiot? Kenapa?
A : Kau bahkan tak tau perasaanmu. Dengarkan saja isi hatimu
boi..
B : Wah, okesip
Ini luar biasa gaje, tapi entah kenapa pengen ngepost ini. Lagi
dalam fase ini juga soalnya.
sedikit lelah ngejalanin semuanya, sedikit bimbang juga ngatasin masalah yang muncul.
semoga hanya sedikit
Langganan:
Postingan (Atom)